Upacara Shadranan dan Birrul Walidain Padukuhan Kragan

August 12, 2026

DAPOBUD-OPK: Adat Istiadat,

Padukuhan Kragan kembali menggelar tradisi adat “Upacara Shadranan dan Birrul Walidain” sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud syukur mendalam dari masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala kenikmatan yang telah diberikan. Selain itu, momen ini menjadi doa bersama bagi keselamatan warga sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga harmoni dan menghargai alam semesta.

Pelaksanaan tahun ini, yang diselenggarakan pada Ahad Wage, 01 Februari 2026, berlangsung dengan penuh khidmat di Halaman Makam Padukuhan Kragan. Antusiasme warga luar biasa, dengan kehadiran kurang lebih 500 orang yang memadati lokasi. Keakraban semakin terasa dengan iringan kesenian Hadroh Alhizrilmakin yang dibawakan oleh pemuda Kragan, memberikan warna tersendiri dalam prosesi tumpengan sodaqoh yang menjadi inti acara tersebut.

Lebih dari sekadar upacara adat, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Di sini, segala perbedaan status sosial ditanggalkan demi terciptanya keselarasan dalam satu kesatuan. Nilai-nilai gotong royong dan kekeluargaan yang tertanam dalam tradisi ini adalah aset berharga bagi Padukuhan Kragan, yang patut kita teladani dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat. Tradisi ini berhasil menarik garis vertikal melalui doa dan syukur, serta garis horisontal melalui jalinan harmoni antar sesama.

Melalui kegiatan yang telah rutin dilaksanakan sejak tahun 1998 ini, warga Padukuhan Kragan berkomitmen untuk terus menumbuhkembangkan sikap cinta budaya, khususnya di kalangan generasi muda. Di tengah derasnya arus perkembangan zaman, upaya pelestarian tradisi seperti Shadranan menjadi benteng agar nilai-nilai luhur nenek moyang tidak hilang tergerus waktu. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan semakin mempererat persaudaraan di lingkungan kita.